Selasa, 04 November 2014

MACAM-MACAM LNB ( LOW NOISE BLOCK )

Macam - Macam LNB ( Low Noise Block )

Low Noise Block (LNB)
Sebuah converter blok kebisingan yang rendah merupakan suatu paket elektronik dipasang pada antena parabola yang menerima sinyal gelombang mikro dari satelit yang memantul dari parabola. Fungsinya menerima dan memperkuat sinyal lemah, sehingga lebih kuat, penyaringan kebisingan, dan mengkonversi sinyal ke frekuensi yang lebih rendah, serta mengirimkan sinyal ke kabel koaksial utk selanjutnya disalurkan ke receiver (alat penerima) didalam rumah.
Macam - macam LNB:
LNBF
 
LNBF (LNB dengan feedhorn), merupakan sebuah alat yang digunakan oleh Direct broadcast satellite (DBS) yang mengintegrasikan antena feedhorn dengan noise block converter rendah (LNB). diplexers kecil digunakan untuk mendistribusikan sinyal IF yang dihasilkan (biasanya 950-1450 MHz) ditumpangkan pada kabel coaxial yang membawa frekuensi rendah televisi terestrial dari antena luar. Diplexer lain kemudian memisahkan sinyal dari set TV dan penerima / decoder (IRD) dari kotak DBS set-top.
Universal LNB
 
LNB universal dapat menerima polarisasi (Vertikal dan Horizontal) dan kisaran frekuensi di satelit Ku-band. 
Beberapa model dapat menerima kedua polarisasi secara simultan (dikenal sebagai LNB quattro dan digunakan dengan multiswitch) melalui empat konektor yang berbeda Rendah / Hor, rendah / Worm, tinggi / Hor, tinggi / Worm dan lainnya beralih (menggunakan vertikal dan 13 volt selama 17 atau 18 volt untuk horizontal) atau sepenuhnya diatur dalam polarisasi mereka (yang relatif langka bahwa ini memerlukan polarisor terpisah dan ini juga bukan bagian dari spesifikasi LNB universal).
Berikut adalah contoh spesifikasi LNB universal:
  • LO: 9,75 GHz / 10,6 (atau 10,75 jarang) (10,6 osilator GHz dipilih dengan menerapkan tune dari 22 kabel kHz) 
  • Freq: 10,7-12,75 GHz (sedikit lebih besar untuk LO 10,75 GHz) 
  • NF: 0,7 dB
  • Polarisasi: Linear
Standard North America Ku-band LNB
Sebuah LNB dengan rentang frekuensi yang lebih kecil termasuk LNB dengan noise figure yang lebih baik dapat dihasilkan.
Ku-band adalah bagian dari spektrum elektromagnetik pada rentang frekuensi gelombang mikro. Simbol ini mengacu pada "-K di bawah" (awalnya Jerman: Kurz-unten) band-dengan kata lain, band ini langsung di bawah-K. Dalam aplikasi radar, berkisar dari 10,95 ke GHz sesuai dengan definisi formal tata-nama radar pita frekuensi, Standar IEEE 521-2002 14,5
Contoh spesifikasi:
  • Local oscillator: 10.75 GHz
  • Frequency: 11.7-13.2 GHz
  • Noise figure: 1 dB typical
  • Polarization: Linear
  • North America DBS LNB
  • Local oscillator: 11.25 GHz
  • Frequency: 12.2-12.7 GHz
  • Noise figure: 0.7 dB
  • Polarization: Circular
C-band
C band adalah nama yang diberikan untuk bagian-bagian tertentu dari spektrum elektromagnetik, berbagai panjang gelombang radio serta gelombang mikro yang digunakan untuk telekomunikasi jarak jauh. IEEE C-band berisi berbagai frekuensi yang digunakan untuk kebanyakant transmisi satelit komunikasi. Untuk komunikasi satelit, microwave frekuensi C-band berperforma lebih baik dibandingkan Ku band (11,2 GHz sampai 14,5 GHz), frekuensi c-band digunakan oleh sebagian besar perangkat komunikasi satelit
  • Local oscillator: 5.15 GHz
  • Frequency: 3.4-4.2 GHz
  • Noise figure: ranges from 25 to 100 kelvins
  • Polarization: Linear
Dual/Twin/Quad/Octo LNBs
Sebuah LNB dengan keluaran tunggal tetapi beberapa feedhorn untuk koneksi ke beberapa tuner (pada penerima terpisah atau penerima yang sama dalam kasus penerima PVR twin-tuner). Biasanya, dua, empat atau delapan keluaran disediakan. Setiap keluaran menanggapi tuner band dan pemilihan sinyal polarisasi independen dari keluaran lain dan "muncul" untuk memisahkan tuner ke LNB. Seperti LNB biasanya dapat memperoleh daya penerima terhubung ke salah satu output. output yang tidak digunakan dapat dibiarkan tidak tersambung (tapi tahan air untuk melindungi LNB secara keseluruhan).
Quattro LNBs
 
jenis LNB yang khusus ditujukan untuk digunakan dalam instalasi piring bersama-sama untuk mengirimkan sinyal ke sebuah tuner. Quattro memiliki feedhorn LNB tunggal dan empat keluaran, masing-masing yang memasok salah satu sub Ku-band (band rendah / polarisasi horizontal, band tinggi / polarisasi vertikal, rendah / tinggi vertikal / horizontal) ke multiswitch multiswitch atau array, yang kemudian memberikan ke setiap sub-band tuner dihubungkan apabila dibutuhkan oleh tuner.
Monoblock LNBs
 
Adalah unit yang terdiri dari dua LNB dan dirancang untuk menerima satelit berdekatan, biasanya 6 °. Sebagai contoh, di beberapa bagian Eropa, monoblock dirancang untuk menerima Hot Bird dan Astra 19,2 °E karena dapat menerima kedua satelit di piring tunggal tanpa memerlukan sebuah rotator yang mahal dan berisik. Sebuah keuntungan yang sama diberikan oleh LNB Duo untuk penerimaan sinyal secara simultan baik dari Astra 23.5 ° E dan Astra posisi 19.2 ° E
Jenis band dari gelombang elektromagnetik
 
Berikut adalah jenis band dari gelombang elektromagnetik sebagaimana telah didefenisikan oleh Society of Great Britain (RSGB) atau Masyarakat Radio Inggris:
L band 1 to 2 GHz
S band 2 to 4 GHz
C band 4 to 8 GHz
X band 8 to 12 GHz
Ku band 12 to 18 GHz
K band 18 to 26.5 GHz
Ka band 26.5 to 40 GHz
Q band 30 to 50 GHz
U band 40 to 60 GHz
V band 50 to 75 GHz
E band 60 to 90 GHz
W band 75 to 110 GHz
F band 90 to 140 GHz
D band 110 to 170 GHz
Keterangan :
  • Yang berwarna kuning LNB yang sering digunakan di dunia antena parabola yg umum dipakai dipasaran.

Selasa, 30 September 2014

CARA PASANG 4 LNB DALAM 1 DISH PARABOLA

Cara Pasang 4 LNB dalam 1 Dish / Payung parabola

Cara Pasang dan setting LNB lebih dari satu, misalnya saja 4 buah LNB dalam satu dish Parabola, yang dimaksud untuk memperbanyak penerimaan siaran TV luar negeri, misalnya saja buat penerimaan Asiasat3, Asiasat2, Measat3 dan lainnya.
Apa yang harus di persiapkan untuk memasang 4 LNB, 3 LNB atau 2 LNB, nah ga usah khawatir ini saya kasih gambarnya :
 
Splitter dengan angka 1,2,3 dan 4 adalah input dari 4 buah LNB yang terpasang, sedangkan yang ditengah menuju ke arah receiver anda, ingat dalam pemasangan kabel konektor agar dipasang dengan hati hati jangan  sampai terjadi short antara serabut kabel luar dengan kabel inti (tengah) yang akan menyebabkan penerimaan terganggu bahkan dapat merusak receiver anda.
contoh bracket yang digunakan.
Dalam praktek pemasangannya mungkin dish milik anda agak berbeda dengan gambar no. 1 diatas, yaitu penyangga bracket tampak menggunakan tiang fokus tunggal, namun anda dapat lebih teliti lagi melihat lubang baut yang sudah disediakan, yang dapat disesuaikan dengan penyangga 3 buah yang biasa dipakai untuk dish biasa. pilihlah lobang baut yang membentuk sudut segitiga simetris sehingga setelah terpasang tidak akan terlihat miring (tidak pas) dan  posisi lnb nantinya akan sejajar dengan timur -barat (tidak boleh kelain arah) sebagaimana gambar pertama.  Selain itu harus sesuai dengan pergerakan dish ke arah Timur-Barat.
setelah Yakin telah terpasang dengan benar, tinggal lakukan setting koordinat dimana anda berdomisili , maksudnya adalah penyetingan kemiringan dish ke arah Utara atau selatan  jika anda berada diluar garis khatulistiwa. yang dapat anda pelajari di postingan
Perlu diingat postingan ini adalah lanjutan postingan2 terdahulu maka penulis mengganggap anda telah mengetahui cara menggunakan atau mengutak atik receiver anda, sehingga kali ini saya hanya akan menyediakan cara setting LNB dan pengaturannya pada menu receiver secara umum yang disesuaikan dengan receiver pada umumnya.
Pada settingan Receiver parabola anda setting LNB dapat anda lakukan sebagai berikut :
Lakukan Edit Satelit
Satelit Palapa: 0/22KHz= ON. DiSEqC= LNB 1
Telkom: 0/22KHz= OFF. DiSEqC= LNB 2
Asiasat: 0/22KHz= OFF. DiSEqC= LNB 3
Asiasat 3S: 0/22KHz= OFF. DiSEqC= LNB 4
Apa yang anda Lakukan??
Begini aja …gunakan LNB 1 terlebih dahulu untuk mencari Satelite PalapaD,
dimana Posisi LNB1 ??? tentu pada posisi sebelah Barat. mengerti maksudnya, yaitu  (pada posisi focus)mengikuti sudut pantul dish ke LNB sehingga bagi LNB lainnya akan menyesuaikan sudut pantul satelit berikutnya. Jika masih bingung dapat disimulasikan dengan pantulan cermin dengan sudut pantul berbeda.
selamat mencoba